PROJECT SUPERBLOCK BARU DI BSD SERPONG
(AWAL BARU, PELUANG BARU, STARTER PROJECT @2016)
HARGA PERDANA - PROSPEK INVESTASI MASIH SANGAT DI PUNCAK TERBAIKNYA !!
BACA TERUS KEBAWAH DEMI KEUNTUNGAN INVESTASI ANDA SENDIRI.
PT. RURA GRAHA PROPERTINDO
Mempersembahkan,
LoftVille City Superblock
Sebuah project superblok dengan lahan 6.2 Ha di dikawasan Bukit Sarua Ciater -BSD Tangerang Selatan .
Klik link di bawah untuk download brosur lengkapnya
Lokasi yang strategis ditunjang dengan
akses Tol Jkt - Serpong, Stasiun Kereta Api Sudimara dan Rawa Buntu,
Mall Teras Kota, ITC BSD , BSD Junction, Eka Hospital, Giant BSD, German
Institute, dan lain lain merupakan sebuah project prestisius di
kawasan yang sangat tepat untuk anda memiliki salah satu unit di
Apartemen LoftVIlle City Superblok.
Dengan luasan lahan 6.2 Ha, kami
membangun Apartemen, SOHO, Kios, Alfresco, Restaurant Mc Donalds 1200m2,
Lotte Whole sale 1.4 Ha, Hotel dan juga kampus.
Dilengkapi dengan sarana swimming pool
dan parkiran basement, serta ruang usaha di lantai bawah, kami
menawarkan 2 Tower pertama yaitu TOWER AEGYO dan TOWER BUCHIDA untuk
anda miliki.
HARGA PERDANA
Cuma Rp 180 juta-an (ini contoh harga bagus untuk investasi saat ini)
*excld PPN
TELP :
0812 9737 3989
Bagaimana anda dapat memiliki unit di apartemen ini?
*) FOTOKOPI KTP
*) FOTOKOPI NPWP
*) BOOKING FEE 2 JUTA (Langsung pilih unit)
Cara Bayar?
1. Hard Cash 1x bayar
2. Angsur 12x bayar
3. Angsur 24x bayar
4. Mau KPA? bayarnya panjaaang..
Bisa.. dengan DP 30 bisa dicicil 18x, sisanya bisa di KPA kan ke Bank.
Plus Point to Consider :
- LotteMart Whosale, MCD, PIZZA HUT akan di bangun lebih dulu
- ada UNIVERSITAS dalam kawasan
- harga sangat terjangkau!!!
– 5 menit exit & entry toll BSD city
– 2 menit shuttle bus BSD City & pasar modern
– 3 menit international school Santa Ursula & Al-Azhar
– 4 menit Rs Medika & Eka hospital
– 5 menit BSD Junction, ITC, Teras Kota, Plaza BSD, BSD Square, Giant
– 10 menit Stasiun Kereta Rawa Buntu & Sudimara
– 10 menit Universitas Prasetya Mulya, Swiss German University, Alam Sutera, CBD Bintaro
– 15 menit Summarecon Serpong, UMN, SMS
– 20 menit Simatupang business distric, Pondok Indah
- Kontraktor Setara PP
Fasilitas :
– Tropical lagoon swimming pool
– Roof garden
– 3 Sky lounge & cafe
– Spa & Sauna
– Retail & Commercial area
– Gym & Sport center
– Restaurant
– Acces card
– Internet service
– Jogging track
– Children Play park
– 24 hour security system
TELP :
0812 9737 3989
- LotteMart Whosale, MCD, PIZZA HUT akan di bangun lebih dulu
- ada UNIVERSITAS dalam kawasan
- harga sangat terjangkau!!!
– 5 menit exit & entry toll BSD city
– 2 menit shuttle bus BSD City & pasar modern
– 3 menit international school Santa Ursula & Al-Azhar
– 4 menit Rs Medika & Eka hospital
– 5 menit BSD Junction, ITC, Teras Kota, Plaza BSD, BSD Square, Giant
– 10 menit Stasiun Kereta Rawa Buntu & Sudimara
– 10 menit Universitas Prasetya Mulya, Swiss German University, Alam Sutera, CBD Bintaro
– 15 menit Summarecon Serpong, UMN, SMS
– 20 menit Simatupang business distric, Pondok Indah
- Kontraktor Setara PP
Fasilitas :
– Tropical lagoon swimming pool
– Roof garden
– 3 Sky lounge & cafe
– Spa & Sauna
– Retail & Commercial area
– Gym & Sport center
– Restaurant
– Acces card
– Internet service
– Jogging track
– Children Play park
– 24 hour security system
TELP :
0812 9737 3989
Klik link di bawah untuk download brosur lengkapnya
MORE DETAIL LIHAT TERUS KE BAWAH..
Brosur tertera di bawah..
1) PRODUCT DETAIL
TELP :
0812 9737 3989
Klik link di bawah untuk download brosur lengkapnya
> DOWNLOAD BROSUR <
Ragu? Mau untung kok ragu?
a) Untuk Investasi, jadi nilai uang yang sudah capek-capek di cari tidak menciut di masa mendatang akibat inflasi dari tahun ke tahun. Jaman sekarang apa-apa mahal, harga terus naik. Dari harga cabe sampe biaya nikah. Uang jutaan sekarang udah gak ada rasanya, bawa uang 2 juta ke mall 1 hari juga bisa langsung habis. Mending kalau ada dana bisa di sisihkan beliin apartemen aja deh, properti tuh investasi paling aman, cicilannya enteng bahkan lebih mahal beli mobil, spekulasinya ya terus naik. Kenaikan emang tergantung pasar, tapi seenggaknya gak bakal turun. Inflasi per tahun parah-parahnya 9%, tapi harga properti terus naik sampe 30% per tahun. Jelas investasi ini melindungi nilai uang kita kan? Daripada ke mall?
b) Untuk Menambahkan Aset, tentu daripada boros shopping gak jelas lebih baik buat bayar cicilan apartemen. Kan, dari masa kecil sudah di ajarkan buat menabung dan ini cara menabung yang jauh lebih baik daripada mendiamkan uang di Bank. Mumpung sekarang masih single, beli apartemen ini cocok banget. So, maybe 2 tahun lagi married udah punya persiapan deh. Entah unit Apartemen ini buat dijual lagi untuk modal usaha atau apapun lah. Yang penting aset harus bertambah dulu, soalnya properti diendapkan jangka panjang kan aman.
c) Untuk Memperoleh Keuntungan, kan di properti harga selalu naik dan jauh lebih aman dibandingkan Saham atau Emas. Beli hari ini gak sampe 200juta, ehh.. tahun depan udah mau 300juta aja. Pas banget itu jalan udah selesai di bangun, MRT, Toll JORR 2, banyak banget yang minta mau beli unit nya nih. Di jual aja deh, abis untungnya gede banget. Gak ngapa-ngapain lah kok bisa dapet untung sampe 100juta lebih ya? Kalo di Bank naro 200juta paling di lebihin 10jutaan, ketiban inflasi yang ada minus dong. Untung banget kepikiran beli nih Apartemen.
Kunci Jawaban :
FADLY
0812 9737 3989 (ada Whatsapp)
Jangan ragu untuk telepon, mau untung kok ragu?
Ragu? Mau untung kok ragu?
Ini dia Alasan mengapa Anda harus buru-buru beli Apartemen, khususnya LoftVille City Apartment ini..
Ini soal Pilihan Ganda.. Kira-kira kenapa ya? Silang jawaban yang benar dan jangan nyontek!
a) Untuk Investasi, jadi nilai uang yang sudah capek-capek di cari tidak menciut di masa mendatang akibat inflasi dari tahun ke tahun. Jaman sekarang apa-apa mahal, harga terus naik. Dari harga cabe sampe biaya nikah. Uang jutaan sekarang udah gak ada rasanya, bawa uang 2 juta ke mall 1 hari juga bisa langsung habis. Mending kalau ada dana bisa di sisihkan beliin apartemen aja deh, properti tuh investasi paling aman, cicilannya enteng bahkan lebih mahal beli mobil, spekulasinya ya terus naik. Kenaikan emang tergantung pasar, tapi seenggaknya gak bakal turun. Inflasi per tahun parah-parahnya 9%, tapi harga properti terus naik sampe 30% per tahun. Jelas investasi ini melindungi nilai uang kita kan? Daripada ke mall?
b) Untuk Menambahkan Aset, tentu daripada boros shopping gak jelas lebih baik buat bayar cicilan apartemen. Kan, dari masa kecil sudah di ajarkan buat menabung dan ini cara menabung yang jauh lebih baik daripada mendiamkan uang di Bank. Mumpung sekarang masih single, beli apartemen ini cocok banget. So, maybe 2 tahun lagi married udah punya persiapan deh. Entah unit Apartemen ini buat dijual lagi untuk modal usaha atau apapun lah. Yang penting aset harus bertambah dulu, soalnya properti diendapkan jangka panjang kan aman.
c) Untuk Memperoleh Keuntungan, kan di properti harga selalu naik dan jauh lebih aman dibandingkan Saham atau Emas. Beli hari ini gak sampe 200juta, ehh.. tahun depan udah mau 300juta aja. Pas banget itu jalan udah selesai di bangun, MRT, Toll JORR 2, banyak banget yang minta mau beli unit nya nih. Di jual aja deh, abis untungnya gede banget. Gak ngapa-ngapain lah kok bisa dapet untung sampe 100juta lebih ya? Kalo di Bank naro 200juta paling di lebihin 10jutaan, ketiban inflasi yang ada minus dong. Untung banget kepikiran beli nih Apartemen.
Kunci Jawaban :
A, B dan C ialah jawaban yang benar.
Selamat Anda tergolong masyarakat yang cerdas.
Ingin jawaban lebih panjang dan jelas?
Ini...
Memilih Investasi Apartemen Agar Menguntungkan. Berbeda dari rumah yang
harga tanahnya cenderung terus naik, sementara nilai bangunan susut
dari waktu ke waktu, nilai ‘naik’ yang Anda dapat harapkan melalui
Apartemen hanya melalui bangunannya. Karena itu, lokasi apartemen,
kualitas konstruksi apartemen, dan jenis fasilitas yang tersedia,
menjadi kunci penting untuk melihat apakah investasi di apartemen
tersebut dapat menjadi baik. Bila ketiga hal di atas baik, nilai
apartemen cenderung stabil, bahkan naik dari waktu ke waktu.
Apartemen bisa menjadi investasi yang baik, dengan catatan pemilihannya
benar dan karakter jenis investasi ini memang sesuai dengan kondisi
investasi yang Anda cari. Nilai terbesar dari apartemen adalah bangunan
dan fasilitas yang diberikan.
“Banyak investor
yang tidak menyadari pentingnya keberadaan pasar sewa di sekitar lokasi
apartemen mereka,” kata Ali Tranghanda, Direktur Eksekutif Indonesia
Property Watch. “Pasar sewa merupakan sumber pendapatan jangka panjang.
Stabilnya neraca investasi apartemen ditentukan oleh keberadaan pasar
sewa.”
Hal lain yang kerap membuat investasi
apartemen menarik adalah rental income (penghasilan yang didapatkan
melalui uang sewa). Bila Anda tidak berniat menempati apartemen itu,
Anda dapat menyewakannya, baik dalam kondisi kosong (unfurnished)
ataupun terisi lengkap (furnished). Uang sewa biasanya Anda terima
secara tahunan (terkadang sekaligus 2 tahun atau 3 tahun) dan diterima
di muka. Apartemen yang baik (lokasi, kualitas bangunan dan penyediaan
fasilitas) dapat memberikan rental income di kisaran 7%-9% per tahun.
Bagaimana? Tertarik investasi apartemen? (f) Kunci sukses investasi
apartemen, tidak hanya ditentukan oleh lokasi yang baik dan tingginya
capital gain. Ada satu faktor yang sering dilupakan dan luput dari
perhatian para investor apartemen.
Menurutnya,
tidak semua properti di lokasi premium memiliki pasar sewa. Ali memberi
contoh kawasan CBD Sudirman, Jakarta. “Di sana harga jual unitnya
terlalu tinggi, yakni berkisar Rp5 miliar, sehingga harga sewanya tidak
terjangkau lagi oleh pasar. Jadi, pasar sewa di kawasan CBD Sudirman
dipastikan hampir tidak ada,” ujarnya.
Ali memberi kriteria kawasan yang memiliki pasar sewa menjanjikan:
1. Dekat dengan kampus yang berdaya beli tinggi
2. Dekat dengan fasilitas kesehatan
3. Dekat dengan kawasan ekspatriat
4. Berada di dekat kawasan CBD.
Semakin berkurangnya lahan dan tingginya harga rumah di kawasan yang
bagus, dan memiliki akses yang mudah tentu banyak orang akan berebutan
untuk mendapatkan kemudahan ini, meski harus di bayar dengan mahal.
Lokasi menjadi hal yang menjadikan suatu area premium dengan memberikan
kemudahan dan penghematan waktu. Selain itu apartemen juga bias
memberikan passive income cukup menarik. Anda mendapatkan apartemen yang
menghasilkan keuntungan investasi terbesar – Return on Investment
(ROI),
Berikut adalah tipsnya :
1. Lokasi nomor satu
Sama
seperti pemilihan jenis properti lainnya, penentuan lokasi terbaik
menjadi syarat utama memilih apartemen. Anda sebaiknya mencari lokasi
yang berada di jalan kelas 1 (utama), karena tingkat kenaikan harga
propertinya lebih tinggi bila dibanding dengan lokasi di jalan kelas 2
atau kelas 3. Lokasi nomor satu memiliki segala penunjang untuk
percepatan proses pertumbuhan nilai property tersebut.
2. Pilih Beli Apartemen di kawasan pusat bisnis
Dari
pemilihan lokasi terbaik ini, Anda akan memperbesar kemungkinan
kenaikan harga property dengan kemudahan seperti akses terdekat dengan
berbagai fasilitas umum seperti pusat perdagangan dan perkantoran,
perbankan, sekolah, rumah sakit, pasar, hotel, terminal busway serta
sarana hiburan. Intinya, semakin dekat akses hunian Anda ke
tempat-tempat ini maka potensi kenaikan harganya dan nilai investasi
makin tinggi.
3. Perhatikan fasilitas
Berbagai
fasilitas umum ini juga sebaiknya dilengkapi dengan tersedianya mal.
Karena keberadaan mal penting untuk menjamin tersedianya semua kebutuhan
kita sebagai pemilik maupun bagi penghuni apartemen nantinya. Dalam
satu mal, kita tak perlu jauh-jauh jika ingin berbelanja, makan,
berolahraga, mengunjungi sarana bermain anak, hingga menonton film layar
lebar.
4. Apartemen dikelola berpengalaman oleh manajemen terbaik
Cari
tahu dan cermati pihak pengelola apartemennya, apakah memiliki reputasi
terbaik. Anda bisa mengetahuinya dengan melihat jaringan yang dibangun
oleh pihak tersebut. Pilih pengelola yang mempunyai jaringan
internasional karena biasanya mereka mempunyai jaminan kesuksesan
memasarkan apartemen dan menaikkan nilai investasi.
5. Pilihlah apartemen minimal 2 kamar tidur
Ketika
ekspatriat berencana untuk tinggal menetap di apartemen, kebanyakan
dari mereka akan menggunakan minimal dua kamar tidur. Karena mereka
biasanya akan membawa keluarga ataupun relasi. Jadi jika Anda dapat
menyediakan dua kamar tidur ini, nilai apartemen Anda akan lebih tinggi
untuk diinvestasikan daripada apartemen dengan satu kamar tidur.
6. Pilih kawasan yang aman
Keamanan
tentu nomor satu bagi anda, tempat tinggal yang aman dengan security
system dan petugas tentu akan menjadikan anda lebih nyaman untuk
menempatinya begitu pula dengan orang lain yang akan berlomba untuk
menempati kawasan tersebut.
7. Perhatikan status tanah
Ini
hal yang tidak bias lupakan status tanah di apartemen tersebut. Karena
jika Anda lengah, Anda bisa saja mendapati lahan apartemen sedang dalam
sengketa atau merupakan sewa lahan. Pastikan dokumen property tersebut
tidak bermasalah (dalam agunan bank, sengketa dll), meminta bantuan
notaris atau Pemerintahan setempat sebelum melakukan transaksi. Selamat
berinvestasi.
Saat bunga deposito dan
tabungan tidak menarik, investasi apartemen merupakan alternatif yang
bagus. Kita bisa membelinya untuk dijual lagi atau disewakan. Ada
beberapa hal yang perlu dicermati :
Lokasi
apartemen harus strategis, dekat dengan fasilitas umum, sarana hiburan,
dan lain-lain, serta lingkungannya nyaman dan mudah diakses.
Kenali pengembangnya. Semakin kredibel pengembang, semakin kecil resikonnya.
Pilih apartemen yang dijual secara strata title atau hak milik, karena
kekuatan hukumnya lebih baik bila terjadi persoalan dengan pengelola
apartemen atau pengembang. Apartemen pun bisa dijual lagi, bukan hanya
dipindahtangankan atau dialihsewakan saja.
Pilih
pengembang yang bertanggung jawab akan kelangsungan hidup apartemennya,
dengan jaminan sewa tau menyediakan service apartment.
Usahakan membeli kontan. Tidak sedikit pengembang memberi diskon kepada pembeli kontan.
Arief menjelaskan investasi dibidang properti kondominium hanya
memiliki risiko paling kecil yakni jika kondominiumnya tidak terbangun
atau hold. “Tetapi, di Jakarta dan sekitarnya ini hanya segelintir
developer yang meng-hold pembangunan apartemennya, bisa dihitung dengan
jari,” tuturnya.
Hal yang sama juga dikemukakan
Evi Susanti, Senior Associate Director PT Leads Property Service
Indonesia. Evi mengaku investasi kondominium beresiko kecil dari
investasi saham, obligasi, atau deposito. Menurut Evi, tiap investor
selalu bertanya apakah sebaiknya investasi kondominium untuk jangka
panjang atau pendek. “Kami sebagai advisor akan mengatakan jika untuk
investasi jangka pendek, si investor ada niatan tidak untuk menjualnya
kembali atau kalau untuk jangka panjang apakah si investor ada niat
untuk menyewakan apartemen yang dibelinya. Nilainya (baik sewa atau jual
kembali) bisa berlipat-lipat,” jelas Evi.
Dia
mengaku benar jika faktor resiko paling menonjol dan merugikan dalam
investasi kondominium adalah apartemen tak terbangun/ di-hold. “Tetapi
paling hanya segelintir, tidak banyak developer yang menghentikan
pembangunan apartemennya,” kata Evi. Menanggapi itu, Susan Pranata,
corporate marketing director PT Intiland Development Tbk mengatakan
pihaknya pernah menghentikan pembangunan suatu apartemen dimana konsumen
sudah banyak yang mulai mencicil.
Menurut Susan,
yang terpenting adalah developer itu memiliki etika. “Maksudnya etika
untuk mengembalikan uang yang sudah dibayarkan beserta bunganya,” kata
Susan. Baginya, menghentikan pembangunan apartemen tidak selamanya
jelek. “Pasti ada alasan-alasan mengapa developer menghentikan atau
bahkan tidak jadi membangun apartemennya. Misalnya capital marketnya
tidak bagus atau ternyata lokasinya tidak layak, dan lainnya,” tutur
Susan.
Oleh karenanya, investor memang harus
memilah investasi kondominium seperti apa yang sesuai dan bisa
memberikan return bagus. Senior Associate Director PT Leads Property
Service Indonesia, Evi menjelaskan, ada beberapa tips dan trik untuk
memilih kondominium yang tepat. Pertama, kata Evi, lokasinya harus
strategis atau premium. Kemudian, jangan membeli kondominium milik
developer yang memiliki unit diatas 500. “Mengapa?Karena jika ingin
dijual kembali atau disewakan, Anda akan berhadapan dengan banyak
kompetitor,” tuturnya.
Tak kalah cerdiknya, tambah
Evi, investor juga dapat membeli kondominium saat launching atau produk
pertama kali dipasarkan (earlybird). “Saat itu potensi keuntungan
sangat besar karena nilai belinya jauh lebih rendah dengan nilai jual
kembalinya nanti, bisa untung sampai 80 persen,” kata Evi.
Investasi kondominium juga tidak lepas dari kecerdikan developer dan
tim marketingnya. “Developer harus mengerti target pasarnya, konsepnya
harus berbeda dari kompetitor dan tim marketing yang bagus. Itu semua
menunjang kesuksesan suatu kondominium karena yang banyak mendapatkan
pertimbangan konsumen,” kata Lukas Bong, Ketua DPD Asosiasi Real Estate
Broker Indonesia (AREBI) DKI Jakarta. Lukas menambahkan developer juga
harus mengerti kondisi keuangan pangsa pasarnya. Harus dihitung betul
cicilannya seperti apa, target kenaikan harganya 30-40 persen dan
lainnya.
Kemacetan dan gaya hidup modern
belakangan ini membuat penjualan apartemen kian meningkat. Umumnya,
orang membeli apartemen agar dapat tinggal dekat dari tempat
beraktivitas, seperti kantor atau kampus.
Berikut ini kelebihan
dan kekurangan investasi apartemen yang dikutip dari buku “Menjadi Kaya
Melalui Properti” tulisan Panangian Simanungkalit:
Kelebihan
Pertama,
permintaan (demand) tinggi, terutama di area bisnis, kawasan pemukiman
ekspatriat, dan lingkungan kampus. Kawasan pemukiman ekspatriat di
Jakarta misalnya kawasan Kemang.
Kedua, jangka waktu sewa menengah
(2-3 tahun). Apartemen atau kondominium biasanya disewa untuk
mendekatkan penyewa dengan lokasi kegiatannya, terutama lokasi kantor.
Dengan demikian, jangka waktu sewanya rata-rata sekitar 2-3 tahun.
Ketiga,
risiko kekosongan rendah. Artinya, jika lokasi tersebut sudah nyaman
sebagai tempat tinggal, biasanya penyewa akan terus menempati apartemen
tersebut. Di lain pihak, calon penyewa pun berdatangan mencari unit-unit
yang kosong untuk disewa. Salah satu faktor rendahnya risiko kekosongan
apartemen adalah mulai terbiasanya masyarakat kita dengan budaya
tinggal di hunian vertikal.
Keempat, capital rate tinggi (7-10
persen). Dengan risiko kekosongan unit yang rendah, maka pendapatan yang
datang dari sewa unit pun otomatis menjadi lancar. Hal ini tentu saja
membuat Cap Rate tinggi, lebih tinggi dari rumah sewa atau rumah toko
dan rumah kantor.
Kekurangan
Pertama, pemilik
harus jeli memilih lokasi apartemen atau kondominium yang prospektif.
Belakangan, banyak pengembang yang membangun apartemen jauh dari pusat
kota atau pusat keramaian. Kawasan seperti ini umumnya tidak layak
dijadikan lokasi apartemen, dan tentu saja tidak prospektif sebagai
investasi.
Kedua, pemilik harus memilih manajemen gedung yang
baik. Banyak apartemen di kawasan prospektif CBD yang sepi penyewa
karena dikelola manajemen gedung yang kurang baik.
Manajemen
gedung yang baik selalu memperhatikan faktor kenyamanan penghuni. Mereka
juga memperhatikan perbaikan fasilitas umum, seperti kolam renang,
lift, dan lain-lain.
Bila mana kondisinya setara dalam segi
prospek ke depan, tidak ada faktor eksternal seperti banjir, kemacetan,
dll, sehingga kita dapat memilih secara “bebas”, maka bagi saya, urutan
“prioritas” pemilihan jenis investasi adalah :
1. Tanah
Kepemilikan
tanah adalah salah satu jenis investasi yang memang menjanjikan return
yang cukup positif. Harga kenaikan tanah tiap tahun meningkat di hampir
semua kawasan di Indonesia. Rata-rata kenaikan harga tanah berkisar 20 –
25 % per tahun. Pada umumnya kepemilikan tanah akan hanya digunakan
masyarakat sebagai jenis instrumen investasi jangka panjang karena
sifatnya yang tidak liquid (tidak dapat bersifat cash/tunai kapanpun
kita mau).
Cara paling mudah untuk memulai investasi ini adalah
membeli sebidang tanah (kavling) pada areal perumahan. Biasanya
surat-surat legalitas, maupun aspek keekonomiannya cukup menjanjikan.
(+) :
Kenaikan harga (ROI) > 20% per tahun
Tidak ada biaya maintenance/perawatan
Resiko kepemilikan atas barang sangat rendah
(-) :
Jarang dapat digunakan sebagai instrumen pendapatan tambahan (disewakan)
Dengan
segala kelebihan dan kekurangannya, pemilihan investasi “tanah” saya
letakkan sebagai pilihan utama untuk investasi jangka panjang, sesuai
dengan prinsip low risk high return.
2. Rumah (Landed House)
Kepemilikan
unit rumah tinggal di atas tanah (Landed house) merupakan keinginan
mayoritas orang. Sayangnya keterbatasan lokasi perumahan di pusat kota
membuat sebagian orang harus membeli unit rumah di daerah pinggiran
kota.
Jenis imbal balik investasi yang diharapkan bila mana ingin
berinvestasi di sektor perumahan ada dua, yaitu Capital Gain maupun
Investment Yield.
– Capital Gain
Capital gain adalah return
yang diperoleh dari hasil investasi kepemilikan unit barang setiap
tahunnya. Artinya jika sebuah barang/tanah/rumah/apartemen, dll
didiamkan begitu saja tetap akan menghasilkan kenaikan harga dikarenakan
adanya permintaan. Rata-rata kenaikan harga rumah (Capital Gain) sebuah
unit rumah berkisar antara 15 – 20% per tahun.
– Investment Yield
Investment
yield adalah pendapatan tambahan yang diperoleh dengan memberdayakan
barang/rumah/apartemen/dll untuk diutilize/dipergunakan sebagai
instrument pendapatan tambahan, seperti disewakan/dikontrakkan dalam
kurun waktu tertentu. Harga sebuah rumah sewa biasanya berkisar antara 5
– 7 % per tahun dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).
Kepemilikan
bangunan biasanya akan mengakibatkan adanya biaya penyusutan
(depresiasi), namun hal ini akan tertutupi dengan adanya kenaikan harga
bahan bangunan (besi, semen, dll) pada unit bangunan baru sehingga unit
bangunan lama harganya akan tetap stabil.
(+) :
Dapat dijadikan instrument investasi ataupun tempat tinggal
Capital Gain : ± 20% per tahun
Dapat digunakan sebagai unit tambahan penghasilan,Investment yield : 5-7 % per tahun
Dapat direnovasi sesuai dengan keinginan pemilik
(-) :
Harus dialokasikan dana khusus untuk maintenance (perawatan rumah)
Adanya resiko kepemilikan unit (biasanya dicover dengan asuransi)
3. Apartemen
Tinggal
di apartemen saat ini bukan lagi sekedar life style, melainkan sudah
merupakan kebutuhan akan tempat tinggal yang dekat dengan lokasi kerja.
Keterbatasan lahan mengakibatkan satu-satunya solusi adalah membuat
hunian secara vertikal.
Layaknya landed house, investasi di bidang
hunian apartemen akan menghasilkan 2 jenis pendapatan, yaitu investment
yield yang kurang lebih hampir sama dengan kepemilikan sebuah rumah,
maupun capital gain sebesar 15 % per tahun, sedikit lebih rendah dari
landed house karena tidak menikmati kenaikan harga tanah.
Resiko
terbesar dalam kepemilikan apartemen adalah ketiadaan tanah, sehingga
bila bangunan kurang perawatan maka kenaikan harga unit apartemen akan
sangat kecil bahkan stagnan, dikarenakan tidak ditopang oleh kenaikan
harga tanah.
Bila mana ingin dijadikan instrument investasi jangka
panjang dengan harapan dapat menikmati investment yield dari harga sewa
unit, usahakan sistem kontrak jangka panjang dapat diperoleh. Karena
bila dalam kurun waktu tertentu tidak terdapat penyewa, maka sang
pemilik harus membayar biaya tambahan maintenance yang cukup besar
dengan kisaran Rp. 8000 – 12.000/m2 untuk apartemen kelas menengah.
(+) :
Dapat dijadikan instrument investasi ataupun tempat tinggal
Capital Gain : ± 15% per tahun
Investment yield : 5-7 % per tahun
Biasanya dekat dengan lokasi kerja, dan memiliki fasilitas yang cukup lengkap
(-) :
Biaya perawatan cukup besar
Tidak memiliki tanah (Hak Guna Bangunan – HGB)
Tidak dapat direnovasi sesuka hati (biasanya hanya terbatas pada design interior)
Namun
apapun itu, kenaikan hasil investasi semua kembali lagi bergantung
kepada hukum ekonomi Supply vs Demand, permintaan vs penawaran.
Kepemilikan apartemen akan jauh lebih baik bila mana prospek apartemen
tersebut sangat bagus sehingga permintaan tinggi, mengakibatkan harga
melejit naik secara signifikan. Begitupun sebaliknya, harga tanah tidak
akan memiliki porsi kenaikan yang cukup signifikan bila mana di daerah
tersebut bukanlah daerah yang potensial untuk dijadikan daerah hunian
atau lokasi usaha.
Saran saya survey dahulu apakah
apartemen, rumah, atau tanah yang akan dibeli memiliki prospek jangka
panjang yang “menjanjikan” atau daerah tersebut malah akan stagnan
dikarenakan faktor bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dll
ataupun faktor kemacetan yang parah sehingga orang tidak berkenan untuk
berinvestasi di daerah tersebut.
Survey Lokasi? Cek Stock? Cek Harga? Tanya? Booking? NUP?
Hubungi Marketing Inhouse Langsung
FADLY
0812 9737 3989 (ada Whatsapp)
atau
0813 1772 3985
atau add BBM
5CFFEF28
Jangan ragu untuk telepon, mau untung kok ragu?











